Tarif Tiket Pesawat, Bagasi Berbayar dan Hot Deals Kepri 2019

0
147

GIPIKEPRI.COM – Dalam acara Program Hotdeals Cross Border Kepulauan Riau yang diadakan di Hotel Aston Batam tanggal 28 Januari 2019 dan dihadiri 200 orang perwakilan dari industri pariwisata tersebut, James Gwee T.H. MBA, pembicara dan trainer bertaraf internasional dari Singapura yang juga termasuk salah satu motivator favorit Indonesia ini, memberikan berbagai strategi menarik dan contoh sederhana bagi para industri pariwisata Kepri agar lebih lagi all out atau sungguh-sungguh, sekuat tenaga, serta sepenuh hati dan smart dalam melakukan promosi berbagai sektor usaha pariwisata di Kepulauan Riau.

Kesuksesan Program Hot Deal 2018 memicu semangat tersendiri bagi Kementerian Pariwisata (Kempar) untuk kembali menggulirkan program serupa. Bertempat di Hotel Aston Batam, Kempar menggelar seminar selling dan rapat koordinasi terkait Program Hot Deals 2019, Senin (28/1).

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kempar Rizky Handayani mengatakan, tahun lalu pihaknya menargetkan penjualan 500.000 paket, khusus dari Program Hot Deal 2018. Tak disangka, program tersebut disambut antusias oleh turis mancanegara sehingga capaian melampaui target hingga 688.951 paket.

“Pada Hot Deal Kepri 2018, Singapura masih menjadi negara penyumbang tertinggi. Mereka menyumbang 278.000 wisman atau sebesar 66,47%. Selanjutnya Malaysia dengan torehan 35.000 wisman atau 8,44%, dan Tiongkok 28.000 wisman atau 6,74%,” ujarnya.

Berangkat dari kenyataan tersebut, target Hot Deal tahun ini pun ditingkatkan menjadi 1 juta paket. Sasaran terbesar masih sama, yakni Singapura dengan kuota 600.000. Disusul Malaysia dengan target penjualan 100.000 dan Filipina 75.000. Selebihnya menyasar Vietnam dan Australia masing-masing 25.000, serta negara lain-lain 175.000.

“Target tahun lalu bisa tercapai tentunya tak lepas dari peran aktif pelaku industri pariwisata di Kepri. Keberhasilan ini keberhasilan kita semua. Kini saatnya kita terus berpegangan tangan bersatu untuk merealisasikan target 1 juta tahun 2019,” kata Rizky yang juga dibenarkan Kabid Pemasaran Area II Asdep Pengembangan Pemasaran I Regional I Kempar Trindiana M Tikupasang.

Dalam acara tersebut, seluruh industri dan pariwisata di Kepri hadir. Ratusan orang terlihat khidmat dan serius mengikuti arahan nara sumber yang sangat menarik yakni James Gwee. Ahli marketing itu mengajak seluruh peserta untuk sama-sama mendukung program pemerintah yakni Kempar agar bisa merealisasikan targetnya pada 2019.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menyatakan, Program Hot Deal merupakan terobosan baru yang mulai digulirkan pada 2018. Program ini menjual paket wisata dengan harga bersaing berdasarkan konsep more for less (you get more, you pay less) untuk semua komponen pada paket wisata.

“Termasuk transportasi dan akomodasi. Terutama komponen tiket penerbangan internasional dengan transportasi domestik. Tujuannya agar dapat bersaing dengan paket wisata yang dijual oleh negara pesaing,” jelasnya.

Saya harapkan para industri pariwisata agar untuk mengambil setiap kesempatan yang diberikan Kementerian Pariwisata dengan sebaik-baiknya dan harus berkomitmen. Mari sama-sama ikut program-program consumer selling ataupun sales meeting, dimana kalau kita tidak pernah coba kita tidak akan pernah tau punya market atau tidak, tandas Christine.

BAGIKAN