GIPIKEPRI.COM – Untuk kesekian kalinya, Kapal Genting Dream Cruise hadir di Bintan membawa ribuan wisatawan mancanegara. Kali ini, tak kurang dari 3000 wisman ikut berlayar. Sebagian penumpang bahkan turun dan bermain di kawasan wisata Lagoi, Sabtu (16/3).

Kepala Dinas Peristiwa dan Kebudayaan Bintan, Wan Rudy, mengatakan Genting Dream Cruise merupakan kapal pesiar yang memilik fasilitas layaknya hotel bintang lima. Karena itu, kehadirannya di Bintan menjadi kabar gembira karena pasti membawa wisatawan dalam jumlah banyak.

Selain turis dari Genting Dream Cruise, Bintan juga sering disinggahi wisman asal Tiongkok. Umumnya, mereka dari China tengah daratan. Jadi, tujuan utama perjalanan yang ditawarkan di Bintan adalah pantai. Paketnya antara lain ke Pulau Rinti atau Pulau Mapor.

Lagoi sendiri, kata Wan Rudy, adalah sebuah pantai eksotis yang namanya sudah cukup tersohor di kalangan wisatawan mancanegara. Hamparan pasir putih tersapu ombak yang tak terlalu kuat, menjadi pelengkap laut biru yang menghadap Negeri Jiran.

 

Tak hanya berjalan menikmati indahnya pantai, wisatawan pecinta olahraga air juga bisa menyewa jetski di tempat ini. Keseruan lain, tentu saja mengabadikan moment kunjungan ke Bintan dalam bidikan kamera di beberapa spot foto yang menarik.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Boeralimar berharap, wisman yang berkunjung ke Bintan juga bisa melanjutkan liburannya ke daerah-daerah lain di wilayah Kepri. Termasuk  ke Batam, Tanjungpinang, dan lain-lain. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan dampak positif atas  kedatangan turis mancanegara tersebut.

“Pariwisata harus dilakukan bersama-sama. Tidak mungkin mampu dikerjakan sendiri. Harus kolaborasi, incorporated, dan sinergy. Basis pariwisata tetap budaya sebagai prioritas. Diikuti religi, alam dan baru manmade. Perlu juga dilakukan pertemuan atau pelatihan SDM pariwisata,” ungkapnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menegaskan, tahun ini pihaknya masih akan meningkatkan potensi pariwisata perbatasan (crossborder tourism). Salah satu daerah prioritas adalah Kepulauan Riau. Menurutnya, ini sebagai upaya mencapai target kunjungan 20 juta wisman dan 275 juta wisnus di tahun 2019.

“Untuk merealisasikan target tersebut, harus diikuti kesiapan 3A. Yaitu akses, atraksi, dan amenitas. Bintan sudah memiliki semua itu. Jika pariwisata itu celana, Bali menjadi kantung kanan, Jakarta sebagai kantung kiri, dan Kepri di posisi kantung belakang. Bintan dengan segala potensinya, diharapkan bisa mendatangkan wisman di perbatasan,” tandasnya.(*)

 

BAGIKAN